Selasa, 16 Desember 2008

MALIOBORO TEMPO DOELOE

semua orang apsti udh atu dengan malioboro.sebuah nama jalan d yogyakarta yang menjadi trendsetter d jogjakarta sampai saat ini,,merupakan pusat oleh2 khas jogjakarta,ada berbagai aksesories,makanan,pakaian dll,,
Malioboro yang menjadi salah satu simbol bagi Yogyakarta telah mengalami banyak perubahan. Melihat malioboro sekarang menunjuk kemajuan yang ada mungkin membuat orang kagum, setidaknya dari segi fisik. Namun mengurangi suasana yang pada waktu dulu mungkin pernah ada, misalnya keteduhan sepanjang jalan kawasan malioboro. Meskipun malioboro menjadi tempat dagang (dulu maupun kini), tetapi ada suasana lain yang tidak bisa ditemui ditempat lain, setidakya ada sentuhan kultural. Namun malioboro sekarang sepenuhnya adalah untuk kepentingan niaga. Bukan persoalan benar atau salah, tetapi orang segera tahu, bahwa malioboro telah berubah. Foto malioboro tahun 1936, yang diambil dari tugu teteg (tugu kereta api setidaknya bisa menunjukan perubahan teteg dulu dan sekarang, dan ini artinya tugu teteg dan sekitarnya telah mengalami banyak perubahan. Apalagi jika melihat malioboro tahun 1949, di mana republik Indonesia belum lama merdeka, malioboro telah mengalami perubahan, padahal hanya selisih 13 tahun. Dua foto malioboro “tempo doeloe” setidaknya bisa membuka ingatan masa silam menyangkut malioboro dan menaruhnya pada realitas malioboro sekarang.

MALIOBORO PADA TAHUN 1936

MALIO BORO PADA TAHUN 1949

Selain malioboro terdapat ciri khas dr kota yogyakarta yaitu TUGU JOGJAKARTA,,
sudah sangat tidak asing lagi bgi kita yg tahu kota jogja..terletak di persimpangan antara jln mangkubumi n jalan jend sudirman..

TUGU JOGJA 1928

Tugu Yogya yang terletak di tengah jalan utama di kota Yogyakarta: Lurus ke selatan menuju pagelaran Kraton. Artinya, letak Tugu , memang persis ada di tengah-tengah jalan, dari arah utara menuju kawasan malioboro. Disekitar kawasan tugu ini telah banyak perubahan. Misalnya, di dekat bangunan tugu ini telah ada bangunan rumah makan “Pizzahut”. Melihat tugu yang tertera dalam foto ini, yaitu tahun 1928 dan melihat tugu pada tahun 2002 ini, dengan segera orang akan melihat adanya perubahan,. Setidaknya pada sekitarnya, bukan pada bangunan tugunya, meskipun tugunya juga telah mengalami perubahan. Sesungguhnya melihat tugu tidak bisa dipisahkan dari bangunan Kraton, karena Tugu dianggap sebagai “titik pandang” dari Kraton, terutama darii Sitihinggil lurus menuju Tugu dan gunung Merapi.
Itulah Tugu, yang acap dianggap sebagai salah satu simbol Yogyakarta.


Di Yogyakarta sejak dulu memang telah ada hotel, salah satunya hotel Yogya. Hotel ini tertelatak di kawasan Malioboro. Sekarang di Kawasan Malioboro ini selain ada hotel Garuda, juga ada hotel-hotel lain, diantaranya (yang terbaru) hotel Ibis. Ada juga hotel Mutiara. Lalu apa hubungan antara Hotel Yogya dengan hotel lainnya, setidaknya dengan Hotel Garuda? Hotel Yogya adalah Hotel Garuda sekarang, tempatnya tetap, namun bangunanna telah banyak berubah, meskipun tidak sepenuhnya mengubah setting lamanya. Dalam kata lain, apa yang dulu ada di Yogya, seperti hotel Yogya, sekarang masih ada dan tempatnya juga tidak berubah, hanya berbeda konstruksinya, tetapi fungsinya tetap sama, yaitu sebagai hotel. Inilah hotel Garuda "tempo Doeloe" yang dikenal dengan nama Hotel Yogya.

HOTEL INNA GARUDA ZAMAN DAHULU



3 komentar:

Anonim mengatakan...

Asli Apik

M.Daroji on 19 April 2010 20.26 mengatakan...

thanks infonya....

D. Hermiarto mengatakan...

jempol dua

Poskan Komentar

 
==retro== Copyright © 2013 Template Designed by retroholic_xxx Template